Gus Baha Jelaskan Cara Mudah Tingkatkan Harga Diri Menurut Ajaran Imam As-Syafi'i

 


Dalam sebuah ceramahnya, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menjelaskan tentang ajaran Imam Syafi'i tentang cara meningkatkan kepercayaan diri dan harga diri.

Dilansir dari kanal Youtube Dakwah Digital pada 29 Januari 2022 berikut pembahasan dari Gus Baha tentang cara meningkatkan harga diri menurut ajaran Imam Syafi'i.

Menurut penjelasan Gus Baha para Nabi dan Rasul pada tidak pernah menjadikan surga sebagai tujuan, melainkan Allah SWT yang menjadi tujuan.

Baca Juga: Gus Baha Jelaskan Amalan Para Pendosa yang Mencapai Surga dengan Rahmat Allah

Maka, mereka selalu mengajak umatnya untuk datang kepada Allah, “Ayo datanglah kepada-Nya, sebab Allah itu dzat yang kamu butuhkan.

Mereka juga tidak pernah membahas amalannya akan diterima atau tidak. Cukup dengan mengajarkan anak cucu kita tentang tauhid, agar mengetahui bahwa dzat yang paling penting di dunia dan di akhirat hanya Allah SWT.

Maka salah satu ciri agama disebutkan “Maka harus diketahui, bahwa di dunia ini tidak ada Tuhan yang disembah kecuali Allah.”

Sehingga, para nabi dan wali hanya memikirkan tentang bagaimana agar agama ini tetap berlangsung.

Nabi Ibrahim disebut dengan ‘Bapak Tauhid’ karena setiap beliau mendapat kebenaran, tidak pernah memikirkan dirinya sendiri

Gus Baha menjelaskan dalam sebuah kutipan bahwa kalimat tauhid merupakan kalimat yang selalu memberi makanan atau manfaat pada diri kita, pada anak-anak dan cucu kita.

Orang yang sah hidupnya adalah orang yang ketika hidup bersaksi kepada kebenaran Allah SWT.

Menurut firman Allah dalam penjelasan Gus Baha, orang yang hidup adalah orang yang mengetahui ayat-ayat Allah SWT, sedang yang tidak mengetahui (dianggap) mati.

Imam As-Syafii ra berkata: “Barang siapa yang mempelajari Qur’an, maka akan naik harga dirinya. Barang siapa mendalami fikih, maka akan berkembang kemampuannya. Barang siapa menulis hadits, maka akan kuat argumennya. Barang siapa yang mempelajari ilmu perhitungan, maka akan luas pendapatnya. Barang siapa yang mempelajari Bahasa Arab, maka akan lembut perilakunya.”

Gus Baha menjelaskan bahwa di dunia ini yang tidak pantas mendapatkan perhatian adalah orang yang punya penyakit tauhid dan penyakita tayyibahnya.

Sebaliknya orang yang pantas hidup adalah orang yang bersaksi atas kebenaran Allah SWT.

Maka, Gus Baha berpesan agar hidup sah maka berapapun kadar iman kita, kita harus tahu bahwa Allah SWT adalah Tuhan kita.

Kita harus tahu bahwa tidak ada Tuhan yang disembah kecuali Allah. Wallahu’alam.***

Belum ada Komentar untuk "Gus Baha Jelaskan Cara Mudah Tingkatkan Harga Diri Menurut Ajaran Imam As-Syafi'i"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel