Sebelum Ditemukan Tak Bernyawa, Pria Ini Sempat Mengisi Pengajian di Masjid Samarinda
Proses evakuasi jenazah WA oleh Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda bersama Relawan Inafis dan PMI Kota Samarinda, Kamis (16/12/2021).
- Kabar ditemukannya WA (45) dalam posisi tergantung dengan kondisi sudah tidak bernyawa, Kamis (16/12/2021), membuat semua orang yang mengenal korban masih tidak percaya.
Bagaimana tidak, WA dikenal sebagai seorang ustadz yang cukup ternama di Kota .
Menurut keterangan Amir Mahmud (55), sang pemilik rumah tempat WA tinggal, korban sudah berada di sana sejak 3 tahun lalu.
Ia menerangkan, dirinya menawarkan rumahnya yang berada di Jalan Perjuangan 9, RT 01, Blok C, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Utara untuk ditempati karena ia menilai korban merupakan pribadi yang baik.
Apalagi, lanjutnya, WA merupakan seorang ustadz yang sering mengisi ceramah di masjid setempat.
Baca juga:
"Sering membagikan Kultum kepada warga setempat. Juga pelopor Jumat Berkah, sering bagi-bagi makanan," tuturnya kepada TribunKaltim.co.
Selain itu, jelasnya, WA sering menjadi pembicara utama di masjid-masjid besar Kalimantan Timur, termasuk Islamic Centre.
"Karena aslinya dari Sebulu, beliau sering tidur di hotel kalau ke . Nah saya akhirnya tawari lebih baik tinggal di rumah saya (tempat korban mengakhiri hidup)," bebernya.
Amir mengatakan, beberapa hari belakangan korban memang terlihat murung.
Apalagi setelah salah seorang anaknya bercerai, padahal baru satu minggu menikah.
"Ada curhat sama temannya di kawasan Islamic Centre. Katanya nangis aja terus tapi enggak cerita ada masalah apa," ungkapnya.
"Tapi minggu lalu dia ngomong gini, 'Saya ini sekolah Ustadz, basic saya motivator. Tapi semua itu bullshit. Saya mau kembali ke jalan yang benar'," kenang Amir.
Ia pun terheran-heran mendengar perkataan almarhum tersebut.
Apalagi Rabu (15/12/2021) tadi malam, korban masih sempat mengisi ceramah dalam kegiatan pengajian salah satu masjid di dan berpesan agar setiap masyarakat selalu tabah dan ikhlas saat tertimpa suatu masalah.
"Almarhum juga buat youtube. Isinya tentang Kultum, ceramah ajakan tentang kebaikan, dan ilmu tentang agama," jelasnya.
"Masih enggak nyangka. Benar-benar beliau adalah panutan di sini. Tapi mengapa begini," ucapnya lirih.
Sementara itu, Unit Inafis Satreskrim Polresta bersama Relawan Inafis, Tim CSI, PMI Kota dan Jajaran Polsek Sungai Pinang juga turut memeriksa kamar korban yang berada di lantai dua rumah tersebut.
Tidak ada hal aneh yang ditemukan di dalam ruangan ini, selain pemandangan kamar yang tertata rapi dan bersih.
Amir yang menemani juga menambahkan seminggu belakangan, korban tidak pernah tidur di dalam kamar, dan memilih beristirahat di ruang tamu beralaskan hambal.
Dari pantauan TribunKaltim.co, ada beberapa tumpukan buku Qolbu, peci, sejadah dan Al-Quran yang tertata rapi di rak kaca samping pintu kamar.
Sedangkan di ruang tamu terdapat beberapa dus berjejer rapi dan juga terdapat tas korban berisikan baju dan sarung.
Kontak Bantuan
Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.
Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.
Anda tidak sendiri.
Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.
Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia berikut ini:
Belum ada Komentar untuk "Sebelum Ditemukan Tak Bernyawa, Pria Ini Sempat Mengisi Pengajian di Masjid Samarinda"
Posting Komentar