Longsor di Kalsel - Jalan Datar Ajab Kabupaten HST Tertutup Tanah, Warga Sangat Sulit Keluar Desa


 Longsor di Kalsel. Bhabinkamtibmas, Bripka Riri Herlianto, terjatuh saat melintasi jalan terutup material longsor di Datar Ajab, Kecamatan Hantarakan, Kabupaten Hulu Sungai Tegah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (15/12/2021).

- Longsor di Kalsel. Runtuhan tanah tebing terjadi di satu wilayah di Desa Datar Ajab, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tegah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan.

Material longsoran menutup ruas jalan desa setempat. Warga di Pegunungan Meratus tersebut terpaksa menembus jalan berlumpur menggunakan sepeda motor untuk bisa keluar desa dan mengangkut hasil panen.

Jalan tersebut sangat sulit dilintasi. Mereka harus susah payah, jatuh bangun, menembus tanah merah longsoran.

“Jika tak menjual hasil kebun, warga tak bisa makan,” kata Ustaz Fathurrahim, pendakwah di Desa Datarajab yang berhasil menerobos titik longsor untuk ke Barabai, ibu kota Kabupaten HST.

Dijelaskan, ada sekitar 4 titik longsor menutupi badan jalan hingga bahu jalan.

Salah satu titik terparah, jalan menuju Rantauparupuk. Di titik ini, ketinggian longsoran selutut orang dewasa.

Mobil jenis offroadpun harus bawa tali penarik, jika lewat sana. Lebih berhabaya lagi ada satu titik, dimana jalannya sempit, satu sisinya adalah jurang. Sangat berbahaya jika pakai mobil lewat sana karena bisa terperosok ke jurang.

"Jadi, walaupun pakai offroad, menurut saya tidak direkomendasikan dalam kondisi sekarang menggunakan mobil,” kata Ustaz Fathurrahim.

Warga Datarajab yang memiliki mobil pikap angkutan, sebelum banjir, memarkir di Pucak Merona, salah satu titik yang tinggi yang tak tersentuh banjir.

Mereka mengakut hasil kebun menggunakan sepeda motor, lalu meneruskan perjalanan pakai pikap ke ibu kota kecamatan atau ke ibu kota kabupaten.

“Kasihan sekali warga Datarajab saat ini. Semoga, pemerintah ada solusinya,” ungkap Ustaz Fathurrahim.

Kesulitan melintasi jalan di Desa Datar Ajab juga dirasakan Bhabinkamtibmas di Kecamatan Hantakan, Bripka Riri Herlianto.

Dia mengatakan, saat Rabu (13/12), bersama Camat Hantakan dan TRC BPBD HST menerabas longsor di sekitar Puncak Merona.

Tujuannya untuk kegiatan pembersihan longsor. “Sudah disemprot pakai air, tapi perlu waktu beberapa kali untuk membersihkannya,” kata Riri.

Sementara itu, Camat Hantakan, Fahri Ramadhan, mengatakan, bersama forkopimcam dan BPBD HST sudah memantau titik longsor.

Namun tak bisa melanjutkan perjalanan ke Bayuana karena sulit untuk menembusnya.

Dijelaskan, di Rantau Parupuk sedang ada pekerjaan dari Dinas PUPR melalui dana tanggap darurat, yaitu membuat siring sistem bronjong. Namun, belum selesai dikerjakan, siring juga tertutup tanah longsor.

“Saat ini sudah alat berat di lokasi. Jika sudah selesai bikin bronjong, kami sarankan alat beratnya jangan diturunkan dulu, tapi digunakan untuk membersihkan jalan. Sebab, sangat berat menyingkirkan material lonsoran kalau secara manual. Panjang ruas jalan yang tertutup material longsor, sekitar 30 meter,” kata Camat.

Halaman sebelumnya

Belum ada Komentar untuk "Longsor di Kalsel - Jalan Datar Ajab Kabupaten HST Tertutup Tanah, Warga Sangat Sulit Keluar Desa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel