Korban Banjir di Lombok Butuh Perlengkapan Bayi-Air Bersih
Sejumlah korban banjir di Dusun Barat Kubur, Desa Sesela, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat hingga saat ini masih membutuhkan bantuan. Selimut, perlengkapan bayi, dan air bersih menjadi kebutuhan utama.
"Adapun kebutuhan yang paling mendesak ini perlengkapan anak-anak atau bayi, popok bayi, pakaian, tikar, selimut, makanan dan juga obat-obatan," ujar Iskandar, warga Dusun Barat Kubur, Desa Sesela, Kecamatan Gunung Sari, Rabu.
Iskandar menuturkan, dirinya dan warga lain membutuhkan air bersih lantaran air sumur yang mereka miliki kotor sehingga tidak bisa dipakai untuk mandi dan minum. Tak hanya itu, mesin air yang dimilikinya juga ikut rusak akibat terendam banjir.
"Semua (alat dapur) rusak, mau masak untuk makan juga sudah tidak bisa. Air bersih juga sangat sulit. Sumur masih kotor sekali," kata ayah dua orang anak ini.
Melihat kondisi ini, Iskandar khawatir banyak warga terutama anak-anak yang bisa terserang penyakit, seperti gatal-gatal, flu, dan demam. Sebab, setelah tiga hari diterjang banjir lingkungan jadi kotor. Sementara itu, pengungsi terpapar udara dingin pada malam hari akibat minimnya tikar dan selimut.
"Memang dari informasi warga sudah ada anak-anak yang mulai mengeluh gatal-gatal dan flu. Karena memang kondisi rumah dan lingkungan itu masih kotor," kata Iskandar ditemani istri yang sedang menggendong buah hatinya sembari menunjukkan kondisi mereka dan rumahnya yang sudah rusak akibat banjir yang terjadi pada Senin (6/12).
Tembok belakang rumah mereka, tepatnya di bagian dapur, runtuh. Mereka sudah tidak bisa lagi memasak di rumah.
Untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari, Iskandar mengharapkan bantuan dari posko pengungsian. Oleh karena itu, ia mengaku sangat membutuhkan bantuan dari berbagai pihak untuk membantu warga setempat.
Sekretaris Desa Sesela, Saeful Bahri, membenarkan bahwa saat ini masyarakat di wilayah itu sangat membutuhkan bantuan. Sebagian besar masyarakat dalam kondisi sangat memprihatinkan.
"Alhamdulillah, kalau bantuan sudah ada dari pemerintah daerah, hanya saja belum seberapa. Ada juga bantuan dari warga yang datang sendiri maupun berkelompok langsung menyerahkan bantuan," ucapnya.
Sejumlah warga berdiam di tenda pengungsian korban banjir di Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, NTB, Selasa (7/12/2021). Para pengungsi korban banjir di daerah tersebut saat ini sangat membutuhkan bantuan berupa selimut, popok bayi dan pakaian, sedangkan untuk kebutuhan makan dan minum telah banyak disalurkan oleh pemerintah maupun relawan. - (ANTARA/Ahmad Subaidi)
Menurut Saeful, bantuan-bantuan tersebut ditampung di posko pengungsian yang berada d imusholla dusun setempat. Ia menyebutkan, secara keseluruhan jumlah warga yang terdampak banjir di Dusun Barat Kubur sebanyak 247 KK.
"Semua rumah di sini terendam banjir, terus perabotan rumah tangga, pakaian dan lain sudah kotor dan hilang terbawa arus air," katanya.
Belum ada Komentar untuk "Korban Banjir di Lombok Butuh Perlengkapan Bayi-Air Bersih"
Posting Komentar